Bakteri Pengurai Limbah Aerobic

MICRO PLUS

MICRO PLUS  merupakan komposisi bakteri probiotik murni (aerobic) yang menguntungkandan mampu bekerja secara sinergis pada lingkungan air buangan sehingga kualitas lingkungan air yang bersih dapat tercapai. 

Manfaat :
1. Menghilangkan bau dan meperbaiki warna air buangan.
2. Menguraikan  NH–∑ dan senyawa N lainnya yang tinggi dalam air buangan.
3. Menguraikan PO  dan senyawa P lainnya yang tinggi dalam air buangan.
4. Menguraikan H2S dan Senyawa S lainya yang tinggi dalam air buangan.
5. Menurunkan nilai COD dan BOD pada air buangan.
6. Menjaga kesetabilan pH pada air buangan.
7. Menguraikan beban organic (protein, karbohidrat, lemak) secara biologis.
8. Meningkatkan dominasi populasi bakteri yang menguntungkan pada air
   buangan

Kandungan :
1. Aerobacter sp.
2. Nitrobacter sp.
3. Nitrosomonas sp.
4. Lactobacillus.
5. Saccharomyces c.



Perhatian  :
  1. Sebaiknya  sistem pengolahan diberikan supply oksigen (aerasi) yang cukup dan stabil dengan     menggunakan aerator atau blower sesuai dengan kapasitas air buangan dimana minimal kandungan oksigen terlarut (DO) adalah 2,5  ppm dan pH air buangan pH 6,5–8,0. 
  2. Hindari dari sinar matahari langsung, jangkauan anak-anak dan penggunaan zat-zat yang dapat mematikan bakteri seperti: karbol, Lysol, sianida betalaktam, formaldehyde, arsen. 
  3. Masa kadaluarsa MICRO Plus adalah satu tahun sejak tutup botol dibuka

 | Downloads:


BIO SULFA

Merupakan komposisi bakteri aktif yang menguntungkan bersifat aerob dan mampu bekerja secara sinergis pada lingkungan air buangan sehingga kualitas air yang bersih dapat tercapai.

Manfaat:
• Menguraikan bahan organik tinggi pada air buangan.
• Menguraikan detergen pada air buangan.
• Menghilangkan bau dan memperbaiki warna air buangan.
• Menguraikan H2S, NH3, PO4 dan NO2 pada buangan air dan lumpur.
• Menguraikan zat warna.
• Meningkatkan dominasi populasi bakteri yang menguntungkan.
• Menurunkan nilai COD dan BOD pada air buangan.
• Menurunkan kandungan lumpur pada air buangan.

Kandungan:
- Bacillus sp.
- Aerobacter sp.
- Nitrosomonas sp.
- Nitrobacter sp.
- Sacharomyces C.
- Acetobacter.

Perhatian  :  
  1. Sebaiknya  sistem pengolahan diberikan supply oksigen (aerasi) yang cukup dan stabil dengan menggunakan aerator atau blower sesuai dengan kapasitas air buangan dimana minimal kandungan oksigen terlarut (DO) adalah 2,5  ppm dan pH air buangan pH 6,5–8,0.
  2. Hindari dari sinar matahari langsung, jangkauan anak-anak dan penggunaan zat-zat yang dapat mematikan bakteri seperti: karbol, Lysol, sianida betalaktam, formaldehyde, arsen.